Semarang – KeMANGI. Dalam rangka sebagai salah satu bentuk kontribusi KeMANGI dalam mendukung rehabilitasi pesisir dan mitigasi perubahan iklim, KeMANGI kemudian menginisiasi sebuah program bernama Adopsi Mangrove. Melalui program ini, masyarakat, komunitas, lembaga, maupun perusahaan dapat ikut berkontribusi dalam penanaman dan pemantauan bibit mangrove. Program ini juga dapat menjadi bagian dari aksi lingkungan dan kampanye edukasi. (30/7/2026).
Adopsi Mangrove: Program dari KeMANGI untuk Pesisir Indonesia

Proses penanaman bibit mangrove hasil Adopsi Mangrove.
Adopsi Mangrove merupakan program yang dilaksanakan oleh KeMANGI berupa inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertujuan untuk mempermudah individu, lembaga, dan masyarakat dalam berkontribusi terhadap rehabilitasi ekosistem mangrove termasuk konservasi lingkungan, mitigasi perubahan iklim, perlindungan pesisir serta keberlanjutan ekosistem.
Seiring dengan perkembangan dari program ini, Adopsi Mangrove menjadi sebuah program yang banyak diikuti oleh banyak individu, lembaga, maupun komunitas untuk berkontribusi langsung dalam pelestarian lingkungan, khususnya ekosistem mangrove.
Oleh karena banyaknya animo masyarakat Indonesia, Adopsi Mangrove tumbuh ke level yang lebih tinggi. Program ini menjadi sebuah kampanye pelestarian lingkungan yang kemudaian dipadukan menjadi salah satu bentuk perayaan tertentu. Perayaan tersebut di antaranya menjadi bentuk rasa syukur dan hadiah yang kita berikan kepada orang terkasih.
Hal tersebut membuat Adopsi Mangrove menjadi program kampanye dan edukasi lingkungan yang tumbuh besar dan mempengaruhi semua kalangan untuk ikut mengetahui manfaat mangrove dan berkontribusi, bahkan kampanye ini sampai ke kancah mancanegara.
Kontribusi Klub Penggemar Dihya COC Season 3 dalam Program Adopsi Mangrove
Salah satu yang ikut berkontribusi adalah klub penggemar Muhammad Dihya Aby Abdi Manaf “Clasf of Champions (COC) Season 3”. Sebanyak empat bibit mangrove berjenis Rhizophora mucronata telah diadopsi oleh klub penggemar Dihya COC Season 3, dalam rangka merayakan keberhasilan Dihya dalam kegiatan seminar proposal di Universitas Pertahanan (UNHAN).

Tagging mangrove sebagai sarana pemantauan bibit mangrove.
Muhammad Dihya Aby Abdi Manaf, atau yang akrab disapa Dihya, menjadi salah satu peserta yang menarik perhatian publik melalui keikutsertaannya dalam ajang COC Season 3. Mahasiswa UNHAN tersebut menempuh pendidikan di Jurusan Kedokteran Militer, yang memadukan ilmu kedokteran dengan kompetensi di bidang militer. Selain memiliki latar belakang pendidikan yang unik, Dihya juga dikenal berkat pencapaian akademik dan prestasinya di bidang sains sejak masih duduk di bangku sekolah.
Kegiatan Adopsi Mangrove dilakukan di Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng). M. Ryan Setiawan (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dan Anggoro D. B. Saputro (Staf Koordinator Operasional Media) dibantu oleh Dea Amanda (Mahasiswa Magang) dan Syaqinnah Nurririsyah (Mahasiswa Magang) serta Nur Azis (Kelompok Ngebruk Lestari) menyambut baik dan membantu melaksanakan kegiatan tersebut.
“Salam Mangrover!, kami dari Tim Adopsi Mangrove KeMANGI telah berhasil menanam empat bibit mangrove di kawasan SMC Jateng, Semarang atas nama M. Dihya Aby Abdi Manaf yang diberikan oleh penggemarnya. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Program Adopsi Mangrove hari ini,” kata Ryan. “Kami ucapkan selamat juga kepada Dihya yang telah menyelesaikan seminar proposal dan semoga diberikan kelancaran untuk proses selanjutnya dalam pendidikannya. Harapannya bibit-bibit mangrove yang ditanam juga dapat tumbuh dengan baik dan bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya, Semangat Mangrover!,” tambahnya.

Kondisi bibit mangrove setelah penanaman.
Harapan KeMANGI untuk Program Adopsi Mangrove
Melalui kegiatan tersebut, KeMANGI berharap Program Adopsi Mangrove dapat terus menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan berbagai bentuk apresiasi sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan. Adopsi mangrove sebagai bentuk perayaan juga menjadi salah satu cara untuk mengajak lebih banyak pihak mengenal pentingnya ekosistem mangrove dan berkontribusi dalam upaya pelestariannya.
KeMANGI juga berharap bibit mangrove yang telah diadopsi atas nama M. Dihya Aby Abdi Manaf dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta memberikan manfaat bagi ekosistem pesisir dan masyarakat di sekitarnya. Semangat dan dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat terus mendorong keberlanjutan rehabilitasi dan konservasi ekosistem mangrove melalui Program Adopsi Mangrove.
Keseluruhan kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00–11.00 WIB ini berlangsung dengan baik dan lancar yang ditutup dengan pendokumentasian kegiatan. (ADM/ARH/MRS/AP).
