Semarang – KeMANGI. Sebagai bentuk implementasi program pelestarian lingkungan pesisir, khususnya ekosistem mangrove, KeMANGI turut mendukung upaya pengelolaan dan pemanfaatan ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Ekosistem mangrove memiliki berbagai manfaat, salah satunya manfaat ekonomi melalui peningkatan produktivitas perikanan dan pemanfaatan hasil mangrove bukan kayu. Atas dasar tersebut, KeMANGI kemudian menginisiasi Program Adopsi Mangrove. (5/8/2026).

Proses pelaksanaan dan penanaman bibit mangrove.
Adopsi Mangrove: Program Rehabilitasi Ekosistem Mangrove Indonesia
Program Adopsi Mangrove merupakan program rehabilitasi ekosistem mangrove melalui kegiatan penanaman dan pemantauan bibit mangrove dengan tetap memperhatikan kesesuaian kondisi dan habitat mangrove. Kesesuaian tersebut meliputi kondisi hidrologi, parameter lingkungan, kondisi substrat, dan keberadaan atau eksisting mangrove yang telah ada di lokasi penanaman.
Program ini dibuka seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu dan kondisi, tetapi tetap ingin berkontribusi dalam upaya pelestarian pesisir. Melalui program ini, KeMANGI menjadi pihak yang memfasilitasi kegiatan penanaman bibit mangrove di lokasi yang telah dipastikan peruntukan dan kesesuaiannya.
Program Adopsi Mangrove kemudian berkembang menjadi sarana edukasi dan kampanye kepada khalayak luas, salah satunya adalah sebagai sarana perayaan hari spesial maupun bentuk rasa syukur atas pencapaian hingga hadiah untuk orang terkasih.

Tagging mangrove sebagai sarana pemantauan mangrove.
Kegiatan Adopsi Mangrove Bulan Agustus 2026
Pada Program Adopsi Mangrove kali ini yang merupakan salah satu Adopsi Mangrove di bulan Agustus 2026, sebanyak empat bibit mangrove berjenis Rhizophora mucronata telah diadopsi oleh klub penggemar salah satu tim dalam ajang atau kompetisi pendidikan, yaitu Clash of Champions Season 2, dalam rangka merayakan satu tahun perjalanan bersama. Tim tersebut beranggotakan empat orang, yaitu Joshua, Abelle, Daniel, dan Zaidan.
Clash of Champions Season 2 adalah musim kedua dari seri web realitas permainan edukasi asal Indonesia yang diproduksi dan ditayangkan oleh Ruangguru. Dalam kompetisi atau ajang ini, para peserta akan diuji dalam pertanyaan atau permainan dalam bentuk logika, memori, dan kemampuan berhitung cepat melalui berbagai tantangan tingkat tinggi.
Implementasi Program Adopsi Mangrove di SMC Jateng, Semarang
Kemudian, dalam pelaksanaan kegiatan, Adopsi Mangrove ini dilaksanakan di Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng), yang diwakili oleh Bambang J. Laksono (Staf Koordinator Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dan M. Ryan Setiawan (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dibantu Dea Amanda (Mahasiswa Magang) dan Syaqinnah Nurririsyah (Mahasiswa Magang) yang menyambut baik serta turut membantu dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Pada hari ini, dalam pelaksanaan Program Adopsi Mangrove Bulan Agustus 2026, Tim Adopsi Mangrove KeMANGI telah menanam sebanyak empat bibit mangrove dari pengadopsi klub penggemar salah satu tim di ajang atau kompetisi pendidikan Clash of Champions Season 2, yaitu beranggotakan Joshua, Abelle, Daniel, dan Zaidan,” ujar Ryan. “Kegiatan Adopsi Mangrove dilaksanakan dalam rangka merayakan satu tahun perjalanan Tim Joshua, Abelle, Daniel, dan Zaidan sebagai sebuah keluarga, Tim KeMANGI ucapkan terima kasih, semoga diberikan kesuksesan bagi semua pihak yang terlibat dan bibit mangrove dapat tumbuh membentuk ekosistem yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya,” tambahnya.

Kondisi bibit mangrove hasil penanaman.
Melalui Program Adopsi Mangrove, KeMANGI berharap semakin banyak masyarakat yang dapat berkontribusi dalam upaya pelestarian dan rehabilitasi ekosistem mangrove. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk perayaan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan melalui penanaman dan pemantauan bibit mangrove secara berkelanjutan.
KeMANGI berharap empat bibit mangrove yang telah ditanam dapat tumbuh dan berkembang dengan baik serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat di sekitarnya. KeMANGI juga mengucapkan selamat atas satu tahun perjalanan Joshua, Abelle, Daniel, dan Zaidan serta berharap kebersamaan dan perjalanan mereka dapat terus memberikan cerita dan pencapaian yang positif.
Keseluruhan kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00–11.00 WIB ini berlangsung dengan baik dan lancar yang ditutup dengan pendokumentasian kegiatan. (ADM/ARH/MRS/AP).
