Penanaman Mangrove Semarang: Rayakan Ulang Tahun Idola dengan Tebus Jejak Emisi Karbon di Bumi, Klub Penggemar “Wen Junhui SEVENTEEN” Adopsi 16 Bibit Mangrove di SMC Jateng, Semarang

Semarang – KeMANGI. Penanaman mangrove Semarang menjadi salah satu cara nyata untuk menebus jejak emisi karbon sekaligus mendukung rehabilitasi ekosistem pesisir. Melalui Program Adopsi Mangrove KeMANGI, aksi lingkungan dapat dilakukan oleh siapa saja, termasuk komunitas penggemar yang ingin merayakan momen spesial dengan kontribusi yang bermanfaat bagi bumi, serta memperkuat kepedulian publik terhadap mangrove sebagai solusi iklim pesisir Indonesia. (4/6/2026).

tebus-jejak-emisi-karbon-di-bumi-klub-penggemar-wen-junhui-seventeen-adopsi-16-bibit-mangrove-2

Proses penanaman mangrove Program Adopsi Mangrove.

Dalam rangka penebusan jejak emisi karbon sebagai upaya mengurangi dampak perubahan iklim yang terjadi. KeMANGI melalui Program Adopsi Mangrove melaksanakan kegiatan rehabilitasi ekosistem mangrove di Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng). Ekosistem mangrove dikenal sebagai ekosistem karbon biru karena kemampuan penyimpanan karbonnya yang besar.

Ekosistem mangrove dikenal sebagai ekosistem karbon biru karena kemapuan penyimpanan karbonnya yang lebih besar tiga hingga lima kali lebih besar dibandingkan dengan hutan di daratan. Kemampuan ini terjadi karena proses dekomposisi terhambat karena kondisi anaerob di kawasan ekosistem mangrove.

Oleh karena itu, KeMANGI melakukan upaya rehabilitasi mangrove dengan Adopsi Mangrove, di mana program ini dibuat untuk memungkinkan individu, organisasi, dan kelompok masyarakat yang peduli terhadap rehabilitasi dan konservasi ekosistem mangrove dapat berpartisipasi, meskipun mereka memiliki keterbatasan dalam hal waktu, akses, atau sumber daya untuk terlibat langsung dalam kegiatan lapangan.

Umumnya berbagai pihak melaksanakan kegiatan rehabilitasi ekosistem untuk tujuan pelestarian lingkungan, tetapi melalui Adopsi Mangrove setiap pihak dapat sekaligus melaksanakan sebuah kegiatan yang mendalam, di antaranya sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian, perayaan keberhasilan, anniversary, hingga perayaan ulang tahun yang diberikan kepada diri sendiri, keluarga, maupun idola.

tebus-jejak-emisi-karbon-di-bumi-klub-penggemar-wen-junhui-seventeen-adopsi-16-bibit-mangrove-4

Tagging bibit mangrove sebagai sarana pemantauan mangrove.

Selain itu, Program Adopsi Mangrove juga menjadi sarana untuk mengajak masyarakat terlibat langsung dalam upaya pelestarian lingkungan. Melalui setiap mangrove yang diadopsi, seseorang turut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir, melindungi habitat berbagai biota, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.

Dalam kegiatan ini, penanaman mangrove Semarang tidak hanya menjadi bentuk pelestarian lingkungan, tetapi juga simbol kepedulian kolektif dari komunitas penggemar. Setiap bibit yang diadopsi menjadi bagian dari dukungan terhadap pemulihan pesisir, perlindungan habitat biota, dan penguatan kesadaran terhadap pentingnya mangrove bagi iklim.

Penanaman Mangrove Semarang untuk Perayaan Ulang Tahun Idola

Hal ini kemudian yang diinisiasi oleh klub penggemar Wen Junhui SEVENTEEN, di mana sebanyak 16 bibit mangrove berjenis Rhizophora mucronata telah diadopsi oleh klub penggemar Wen Junhui SEVENTEEN, dalam rangka merayakan ulang tahun ke-30 Wen Junhui.

Wen Junhui merupakan idol boyband SEVENTEEN kelahiran 10 Juni 1996, lebih dikenal dengan nama panggung Jun, adalah seorang penyanyi dan aktor asal Tiongkok yang juga aktif di Korea Selatan. Dia merupakan anggota grup vokal pria asal Korea Selatan, SEVENTEEN, dan sub-unit Performance Unit. Jun sebelumnya adalah aktor cilik yang aktif di Hongkong dan Tiongkok.

tebus-jejak-emisi-karbon-di-bumi-klub-penggemar-wen-junhui-seventeen-adopsi-16-bibit-mangrove-3

Kondisi bibit setelah dilaksanakan Adopsi Mangrove.

Kegiatan Adopsi Mangrove dilakukan di SMC Jateng, Semarang dilaksanakan oleh Tim KeMANGI, yaitu M. Ryan Setiawan (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dan Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan).

Penanaman Mangrove Semarang sebagai Aksi Iklim Komunitas Penggemar

“Salam Mangrover! Kami telah berhasil menanam sebanyak 16 bibit mangrove dari pengadopsi atas nama Wen Junhui. Kami ucapkan terima kasih kepada klub penggemar Wen Junhui yang telah berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian lingkungan, sekaligus perayaan ulang tahun sang idola,” kata Ryan. “Kami ucapkan selamat ulang tahun kepada Wen Junhui, semoga diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam perjalanan kariernya. Semoga bibit yang ditanam juga dapat tumbuh dengan baik dan subur serta bermanfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan bumi,” tambahnya.

Keseluruhan kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00–11.00 WIB ini berlangsung dengan baik dan lancar yang ditutup dengan pendokumentasian kegiatan.

Melalui penanaman mangrove Semarang, KeMANGI berharap semakin banyak masyarakat dan komunitas memahami bahwa perayaan dapat diwujudkan melalui aksi yang berdampak. Dari 16 bibit mangrove yang ditanam, kontribusi kecil ini diharapkan dapat tumbuh menjadi manfaat jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat pesisir, dan masa depan karbon biru Indonesia. (ADM/ARH/MRS/AP).