Semarang – KeMANGI. Dengan mulai dirasakannya dampak dari perubahan iklim, seperti hawa panas yang sangat menyengat, perubahan suhu yang ekstrem, cuaca yang tidak menentu, seringnya terjadi bencana alam, hingga kenaikan muka air laut membuat banyak pihak mulai sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan menghijaukan bumi. Hal tersebut merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak lingkungan. (4/6/2026).
Penanaman bibit mangrove dari pengadopsi atas nama Amadeo Yesa.
KeMANGI yang lahir melalui semangat dan inisiatif pelestarian ekosistem pesisir, mencoba mengajak dan mengkampanyekan kepada semua pihak mengenai upaya rehabilitasi pesisir, khususnya mangrove. Hal tersebut diimplementasikan dengan salah satu program unggulannya, yaitu Adopsi Mangrove. Adopsi Mangrove merupakan program dilaksanakan oleh KeMANGI berupa inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) yang bertujuan untuk mempermudah individu, lembaga, dan masyarakat dalam berkontribusi terhadap rehabilitasi ekosistem mangrove termasuk konservasi lingkungan, mitigasi perubahan iklim, perlindungan pesisir serta keberlanjutan ekosistem.
Selain dilaksanakan sebagai upaya pelestarian lingkungan, bahkan berbagai pihak juga melaksanakan program ini sebagai bentuk syukur, perayaan pencapaian, anniversary, hingga perayaan ulang tahun kepada orang terkasih, keluarga, maupun idola.
Dalam hal ini, kegiatan tersebut kemudian dilakukan oleh para penggemar Amadeo Yesa, peserta Clash of Champions (COC) Season 2. Sebanyak 20 bibit mangrove berjenis Rhizophora mucronata diadopsi sebagai bentuk perayaan ulang tahun ke-21 idolanya sekaligus wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
Tagging mangrove sebagai sarana pemantauan dan penyimpanan dokumentasi.
Amadeo Yesa, atau yang akrab disapa Deo, merupakan mahasiswa Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) angkatan 2023 yang lahir pada tanggal 25 Juni 2026 berasal dari Surabaya serta saat ini berdomisili di kota yang sama. Sosoknya menjadi perhatian di dunia pendidikan berkat sederet prestasi akademik yang luar biasa. Dengan IPK 3,95 dari skala 4,00.
Deo dikenal sebagai mahasiswa berprestasi yang memiliki kemampuan akademik sangat kuat. Ia pernah meraih skor tertinggi nasional pada Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2023 serta memperoleh medali perak dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) Bidang Kimia tahun 2022.
Kemudian, Deo mengikuti COC yang diselenggarakan oleh Ruangguru, sebuah serial web kompetisi dan kuis kecerdasan yang mempertemukan mahasiswa-mahasiswa berprestasi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia bahkan dunia. Melalui ajang tersebut, Deo berhasil menunjukkan kemampuan berpikirnya yang luar biasa sekaligus menarik perhatian publik. Penampilannya yang cerdas dan konsisten membuat namanya semakin dikenal luas di dunia maya serta menjadi inspirasi bagi banyak pelajar dan mahasiswa di Indonesia.
Kegiatan Adopsi Mangrove dilakukan di Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng). Rena Sagita (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) dan M. Ryan Setiawan (Staf Hubungan Masyarakat dan Lapangan) menyambut baik dan membantu melaksanakan kegiatan tersebut.
“Salam Mangrover! Kami dari Tim Adopsi Mangrove telah melakukan penanaman bibit mangrove hasil adopsi klub penggemar Amadeo Yesa COC Season 2. Sebalumnya kami ucapkan terima kasih atas partisipasi yang telah dilakukan penggemar Amadeo dalam upaya rehabilitasi ekosistem mangrove di pesisir Semarang,” kata Ryan. “Kami juga ucapkan selamat ulang tahun kepada Amadeo Yesa, semoga diberikan kesehatan dan umur yang panjang, dilancarkan dalam masa studinya di perkuliahan dan diberikan kesuksesan di masa depan. Semoga bibit yang ditanam juga dapat bermanfaat bagi masayarakat, lingkungan, dan bumi,” tambahnya.
Keseluruhan kegiatan yang dimulai pada pukul 09.00–11.00 WIB ini berlangsung dengan baik dan lancar yang ditutup dengan pendokumentasian kegiatan. (ADM/ARH/MRS/AP).
