Bisa Hapus Jejak Emisi Karbon di Bumi, Hasil Pemantauan Adopsi Mangrove KeMANGI Juli 2025: Persentase Kelulushidupan Bibit Mangrove Hasil Adopsi Mangrove Pengadopsi Klub Penggemar “Lee Jeno NCT” di SMC Jateng, Semarang Capai 100%

Semarang – KeMANGI. Setelah tiga bulan dilaksanakan penanaman bibit mangrove program Adopsi Mangrove, KeMANGI kembali sukses melaksanakan pemantauan bibit mangrove, yaitu monitoring dan evaluasi (monev) untuk mengetahui persentase kelulushidupan dan pertumbuhan bibit mangrove. Langkah ini dilakukan guna memastikan bahwa bibit mangrove tumbuh dengan baik serta mempertahankan persentase kelulushidupan yang tinggi agar program rehabilitasi ekosistem mangrove berjalan secara optimal. (23/7/2025).

Proses pemantauan bibit mangrove hasil Adopsi Mangrove setelah tiga bulam pemantauan.

Pemantauan kali ini dilakukan oleh Bambang J. Laksono (Staf Koordinator Hubungan Masyarakat dan Lapangan) yang memantau bibit dari klub penggemar “Lee Jeno NCT” yang mengadopsi empat bibit mangrove berjenis Rhizophora mucronata di Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah (Jateng).

“Pada kesempatan kali ini, kami sedang melaksanakan kegiatan pemantauan bibit mangrove hasil Adopsi Mangrove dari klub penggemar Lee Jeno NCT,” kata Bambang. “Pemantauan diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengetahui persentase kelulushidupan dan pertumbuhan bibit yang telah ditanam sehingga dapat menjadi evaluasi sistem penanaman dan rehabilitasi ekosistem mangrove,” tambahnya.

Tagging dan kondisi bibit mangrove pada saat pemantauan.

Tagging dan kondisi bibit mangrove pada saat pemantauan.

Hasil monev menunjukkan bahwa bibit mangrove memiliki persentase kelulushidupan yang sempurna, yakni 100% dengan persentase pertumbuhan yang signifikan mencapai 63,64% dari tinggi bibit tiga bulan yang lalu.

“Dari hasil pemantauan di SMC Jateng, Semarang menunjukkan bibit mangrove yang telah ditanam tiga bulan lalu melalui program Adopsi Mangrove persentase kelulushidupan yang sempurna dengan pertumbuhan yang signifikan,” ujar Bambang. “Dengan hasil yang baik ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terpacu untuk melaksanakan kegiatan konservasi ekosistem mangrove melalui Adopsi Mangrove dan skema yang lain. Ekosistem mangrove yang baik juga akan memberikan timbal balik kepada masyarakat melalui fungsi dan manfaatnya yang sangat besar, khususnya untuk memitigasi perubahan iklim,” jelasnya lebih lanjut.

Sebagai informasi, ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem yang memiliki peran sangat penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan kehidupan masyarakat baik di pesisir maupun di darat. Keberadaan hutan mangrove tidak hanya berfungsi secara fisik dalam melindungi garis pantai dari abrasi dan gelombang pasang, tetapi juga memiliki fungsi ekologis sebagai habitat alami keanekaragaman hayati dan berbagai spesies biota laut dan darat, termasuk satwa yang dilindungi.

Kondisi bibit mangrove yang lain segar dan hijau.

Kondisi bibit mangrove yang lain segar dan hijau.

Dari segi ekonomi, ekosistem mangrove turut mendukung mata pencaharian masyarakat pesisir melalui sektor perikanan, kehutanan, dan ekowisata. Sementara itu, dari sisi sosial budaya, kawasan mangrove sering kali menjadi bagian dari tradisi dan kearifan lokal masyarakat setempat yang telah hidup berdampingan dengan lingkungan pesisir selama bertahun-tahun. Dengan fungsinya yang menyeluruh tersebut, pelestarian ekosistem mangrove menjadi langkah strategis untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, ekosistem mangrove memiliki kemampuan yang luar biasa sebagai ekosistem dengan penyimpanan karbon terbesar di bumi. Ekosistem mangrove dapat menyimpan karbon tiga hingga lima kali lebih besar dibandingkan hutan darat. Oleh karena itu, penanaman mangrove dianggap sebagai salah satu upaya paling efektif dalam memitigasi perubahan iklim dengan penghapusan jejak emisi karbon di bumi.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00–11.00 WIB ini berjalan baik dan lancar yang diakhiri dengan sesi pendokumentasian hasil pemantauan untuk keperluan pelaporan dan evaluasi lebih lanjut. (ADM/ARH/AP).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *